SMK St.Louis kedatangan tamu istimewa, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Jabatan 2019-2024, Agatha Retnosari, S.T. Beliau berkesempatan mendatangi SMK St.Louis dalam rangka memberikan wawasan kebangsaan untuk para siswa terutama kelas XI dan kelas XII. Acara wawasan kebangssan ini dilaksanakan pada tanggal 3 Februari 2022 pukul 11.00 dan bertempat di Aula SMK St.Louis. Total peserta yang hadir dalam acara tersebut 100 siswa didampingi walikelas masing-masing. Kedatangan Bu Agatha dan tim merupakan waktu luang yang dinamakan reses atau waktu istirahat, namun dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif yaitu mendengarkan aspirasi para siswa. Dalam acara tersebut, siswa diajak untuk mementingkan dunia pendidikan. Pendidikan bukan hanya berhenti pada jenjang SMK saja namun para siswa wajib melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan pendidikan yang tinggi maka kita bisa meneropong masa depan dan lingkungan sekitar. Kita juga menentukan dunia seperti apa sehingga kontribusi kita sangat dibutuhkan.

Sekolah dan belajar adalah dua kata yang tak pernah tenggelam karena waktu dan usia. Di usia berapapun kita wajib belajar agar kerja otak tetap stabil. Dalam acara tersebut, Bu Agatha mengatakan bahwa ada 14 pekerjaan yang tenggelam. Salah satunya yaitu profesi dokter, guru, mekanik, teller bank, administrasi dan lain-lain. Profesi yang akan tenggelam tersebut adalah profesi yang berhubungan langsung dengan publik. Profesi tersebut tergantikan dengan pekerjaan yang dapat dilakukan secara online. Salah satu profesi yang bisa bertahan lama yaitu sebagai penulis. Profesi ini dapat dilakukan secara online dan tidak memerlukan tatap muka secara langsung. Namun, profesi ini memerlukan kerja otak yang tinggi terkait kreativitas dan kemampuan menganalisis.

Ibu Bernarda Rurit merupakan salah satu rekan Ibu Agatha Retnosari yang hadir saat acara Wawasan Kebangsaan di Aula SMK St.Louis. Beliau adalah professional autor yang telah menerbitkan banyak buku dengan level nasional. Bu Rurit panggilan akrabnya, mengajak para siswa untuk melirik profesi penulis ini. Profesi ini tidak akan hilang ditelan waktu karena selamanya akan tetap dibutuhkan. Pekerjaan sebagai penulis ini masih dipandang sebelah mata oleh anak-anak milenial jaman now. Padahal, profesi ini sangat menjanjikan dan satu-satunya pekerjaan seumur hidup yang hanya membutuhkan skill menulis, fotografi, dan videografi. Nah, marilah para generasi milenial tidak ada salahnya mulai berpindah ke profesi yang lebih menjanjikan yaitu sebagai penulis.

( penulis : Ratna Kusuma Tamsi )

Share this Article