Mengusik kreatifitas anak muda merupakan hal yang wajib kita lakukan agar bakat mereka tersalurkan. Masa pendemi ini membuat anak muda memiliki kagabutan yang membuat mereka jenuh. Tentunya kita sebagai bagian dari dunia Pendidikan dapat mengubah kegabutan tersebut menjadi hal yang bermanfaat dan membanggakan. Salah satunya yaitu dengan mengadakan kompetisi maupun lomba-lomba. Salah satu lomba atau kompetisi tersebut yaitu Festival Film Pendek yang diselenggarakan oleh SMK Katolik St.Louis Surabaya. Even ini sangat ditunggu para kaum muda untuk menyalurkan ide kreatif mereka dalam hal perfilman.

Festival Film Pendek ini diikuti oleh beberapa sekolah se-Jawa Timur. Dari hasil seleksi, 6 SMP yang berhasil lolos dalam babak final. SMP tersebut Stanislaus 1 Surabaya, SMPK St.Vincentius Surabaya, SMPK AC1 Surabaya, SMPK Stella Maris Surabaya, SMPN 23 Surabaya dan SMPK Santa Maria Tulungagung. Juri lomba FFP ini dari praktisi professional yaitu Fauzan Abdillah. Beliau adalah Ketua Independen Film Surabaya (Infis). Pak Fauzan ini merupakan alumnus UNESA. Beliau terpilih mengikuti sekolah produser di Busan Asian Film School, Korea Selatan pada tahun 2016. Menurut, Pak Fauzan, “Untuk menjadi sineas yang handal memang dibutuhkan jam terbang tinggi, dan harus detail dalam pembuatan film. Segala aspek dalam film tersebut wajib dilihat secara detail.” FFP ini diselenggarakan pada tanggal 14 November 2021-8 Januari 2022. Penentuan pemenang dilakukan tanggal 8 Januari 2022 pukul 11.00-15.00.

Enam SMP yang masuk dalam finalis tersebut menyajikan film pendek yang bagus dan berkesan. Setelah 4 jam berkutat dalam film pendek tersebut maka diumumkan para jawara yaitu Juara 1 diraih oleh SMPK St.Vincentius yang menampilkan film pendek yang unik dan bertema tentunya.

Tiba saatnya penentuan pemenang FFP se-Jawa Timur. Juara I dimenangkan oleh SMPN 23 Surabaya, Juara II dimenangkan oleh SMP Angelus Custos 1 Surabaya, Juara III diraih oleh SMPK St.Vincentius Surabaya. Juara I mendapat uang tunai sebesar Rp.1.500.000. Juara II mendapat uang tunai sebesar Rp. 1.000.000. Juara III berhak mendapatkan uang tunai Rp. 750.000. Semarak FFP ini memberi warna tersendiri bagi dunia Pendidikan. Meskipun di masa pandemi, kita tetap harus membuahkan karya. (Penulis : Ratna Kusuma Tamsi, S.Pd)

Share this Article